Kultum Ramadhan Hari Ke-20: Meningkatkan Kepedulian Sosial

M2NET Hikmah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Bismillahir Rahmanir Rahim.”

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang


السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

“Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.”

Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan-Nya senantiasa terlimpah kepada kalian


الْحَمْدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ، وَنَسْتَعِينُهُ، وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ، وَعَلَى آلِهِ، وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ.

“Alhamdu lillahi nahmaduhu, wa nasta’inuhu, wa nastaghfiruhu, wa na’udhu billahi min shuroori anfusina, wa min sayyi’ati a’malina, man yahdihillahu fala mudhilla lahu, wa man yudhlil fala hadiya lahu. Wa ashhadu alla ilaha illallah wahdahu la sharika lahu, wa ashhadu anna Muhammadan abduhoo wa rasooluhu, sallallahu alaihi wa aalihi wa ashabihi ajma’in.”

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam, yang telah memberikan kita berbagai nikmat sehingga kita dapat berkumpul di tempat yang mulia ini. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ḥallallāhu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para sahabatnya, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.


Amma ba’du,

Hadirin yang dirahmati Allah,

Pada hari ke-20 Ramadhan ini, marilah kita merenungkan tentang pentingnya kepedulian sosial, khususnya kepada mereka yang membutuhkan. Islam mengajarkan kita untuk saling membantu dan menebarkan kasih sayang kepada sesama, terlebih di bulan yang penuh berkah ini.

Dalil Tentang Kepedulian Sosial

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

وَيُطْعِمُونَ ٱلطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِۦ مِسْكِينًۭا وَيَتِيمًۭا وَأَسِيرًا
إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ ٱللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنكُمْ جَزَآءًۭ وَلَا شُكُورًا

“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan. Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah karena mengharapkan wajah Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.” (QS. Al-Insan: 8-9)

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

مَنْ كَانَ فِي حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللَّهُ فِي حَاجَتِهِ

“Barang siapa yang memenuhi kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memenuhi kebutuhannya.”
(HR. Muslim: 2699, Shahih)

Mengapa Kita Harus Peduli?

  1. Sebagai Bentuk Ibadah – Kepedulian kepada sesama adalah ibadah yang sangat dianjurkan. Setiap sedekah dan bantuan yang kita berikan akan menjadi amal jariyah.
  2. Meneladani Akhlak Rasulullah ﷺ – Beliau adalah sosok yang paling peduli terhadap orang miskin, anak yatim, dan kaum dhuafa.
  3. Mendapatkan Keberkahan dan Ampunan – Allah SWT menjanjikan keberkahan bagi orang yang gemar berbagi, terutama di bulan Ramadhan.
Baca Juga:  Kultum Ramadhan Hari Ke-18: Menjaga Lisan dan Perilaku Selama Ramadhan

Bagaimana Cara Meningkatkan Kepedulian Sosial?

  • Menyantuni Anak Yatim dan Fakir Miskin – Sisihkan sebagian rezeki kita untuk mereka yang kurang mampu.
  • Memberikan Iftar bagi yang Berpuasa – Rasulullah ﷺ bersabda bahwa orang yang memberi makan berbuka bagi yang berpuasa akan mendapat pahala seperti orang yang berpuasa itu sendiri.
  • Berpartisipasi dalam Kegiatan Sosial – Bergabung dengan program amal di masjid atau komunitas untuk membantu sesama.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Mari kita jadikan Ramadhan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial. Semoga Allah melapangkan rezeki kita dan menjadikan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang gemar berbagi. Aamiin. Wallahu a’lam bish-shawab.


بارك الله لنا ولكم في شهر رمضان، ونفعنا وإياكم بما فيه من الخير والبركات.

“Barakallahu lana wa lakum fi syahri Ramadhan, wa nafa‘ana wa iyyakum bima fihi minal khairi wal barakat.”

“Semoga Allah memberkahi kita dan kalian di bulan Ramadhan, serta memberikan manfaat kepada kita dan kalian dengan kebaikan dan keberkahan yang ada di dalamnya.”


السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

“Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.”

Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan-Nya senantiasa terlimpah kepada kalian

Penulis: HaDyJaKa

Post Comment