Kultum Ramadhan Hari Ke-13: Keutamaan Lailatul Qadar

M2NET Hikmah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Bismillahir Rahmanir Rahim.”

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang


السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

“Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.”

Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan-Nya senantiasa terlimpah kepada kalian


الْحَمْدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ، وَنَسْتَعِينُهُ، وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ، وَعَلَى آلِهِ، وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ.

“Alhamdu lillahi nahmaduhu, wa nasta’inuhu, wa nastaghfiruhu, wa na’udhu billahi min shuroori anfusina, wa min sayyi’ati a’malina, man yahdihillahu fala mudhilla lahu, wa man yudhlil fala hadiya lahu. Wa ashhadu alla ilaha illallah wahdahu la sharika lahu, wa ashhadu anna Muhammadan abduhoo wa rasooluhu, sallallahu alaihi wa aalihi wa ashabihi ajma’in.”

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam, yang telah memberikan kita berbagai nikmat sehingga kita dapat berkumpul di tempat yang mulia ini. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ḥallallāhu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para sahabatnya, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.


Amma ba’du,

Hadirin yang dirahmati Allah,

Di antara malam-malam yang penuh keberkahan di bulan Ramadhan, terdapat satu malam yang sangat istimewa, yaitu Lailatul Qadar. Malam ini lebih baik dari seribu bulan, sebagaimana Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ۝ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ۝ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ۝

“Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr. Wa mā adrāka mā lailatul-qadr. Lailatul-qadri khairum min alfi syahr.

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam Lailatul Qadar. Dan tahukah kamu apakah malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 1-3)

Hadirin yang dirahmati Allah,

Keistimewaan Lailatul Qadar tidak hanya karena ia lebih baik dari seribu bulan, tetapi juga karena pada malam itu, para malaikat turun membawa keberkahan dan rahmat Allah. Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Man qāma lailatal-qadri īmānan waḥtisāban ghufira lahu mā taqaddama min dzanbih.”

“Barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan keimanan dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari: 1901 dan Muslim: 760, Shahih)

Bagaimana Cara Meraih Lailatul Qadar?

  1. Memperbanyak shalat malam (Tahajjud dan Tarawih) – Rasulullah ﷺ senantiasa menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan shalat.
  2. Membaca Al-Qur’an dan berzikir – Mengingat Allah dalam setiap waktu akan menambah keberkahan.
  3. Berdoa dengan penuh kesungguhan – Salah satu doa yang dianjurkan oleh Rasulullah ﷺ:اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّيAllāhumma innaka ‘afuwwun tuḥibbul-‘afwa fa’fu ‘annī.“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.” (HR. Tirmidzi No. 3513, Hasan Shahih)
  4. I’tikaf di masjid – Menghabiskan waktu di masjid untuk beribadah adalah salah satu sunnah yang dianjurkan.
  5. Menjaga kesucian hati dan menjauhi maksiat – Agar ibadah kita diterima dan mendapat keberkahan.
Baca Juga:  Kultum Ramadhan Hari Ke-7: Meningkatkan Kedekatan dengan Allah

Hadirin yang dirahmati Allah,

Marilah kita manfaatkan kesempatan ini untuk mendekatkan diri kepada Allah. Jangan sampai kita melewatkan malam yang penuh berkah ini dengan kesia-siaan. Semoga Allah memberikan kita kesempatan untuk meraih Lailatul Qadar dan menerima segala amal ibadah kita. Aamiin.


بارك الله لنا ولكم في شهر رمضان، ونفعنا وإياكم بما فيه من الخير والبركات.

“Barakallahu lana wa lakum fi syahri Ramadhan, wa nafa‘ana wa iyyakum bima fihi minal khairi wal barakat.”

“Semoga Allah memberkahi kita dan kalian di bulan Ramadhan, serta memberikan manfaat kepada kita dan kalian dengan kebaikan dan keberkahan yang ada di dalamnya.”


السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

“Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.”

Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan-Nya senantiasa terlimpah kepada kalian

Penulis: HaDyJaKa

Post Comment